Rekomendasi Film Komedi Indonesia Terbaru Bikin Ngakak Terus

Tidak hanya horor, salah satu genre film kesukaan yang sangat dinikmati warga Indonesia merupakan komedi. Apalagi, film komedi menduduki peringkat ke- 2 sebagai tema film yang sangat diminati di negara kita. Informasi ini juga diperkuat dengan survey Databoks yang menjadikan film komedi sebagai genre yang sangat banyak disukai oleh generasi milenial.

Film-film komedi ini tidak cuma digarap berkat ikon-ikon komedi Indonesia, semacam Warkop DKI dan Srimulat, tetapi saat ini banyak juga sineas yang sukses mengemas film komedi dengan dorongan para stand-up comedian. Hasilnya, film-film ini terus menjadi berkebang pesat dengan candaan yang pintar.

Nah, apabila pada saat ini kalian tengah mencari film komedi terbaru yang dapat membuat kamu terhibur, kami telah memiliki kompilasinya. Yakinkan buat membaca daftar berikut ini, ya!

Lihat juga Rekomendasi Film Anime Terbaik dan Terkenal!

Rekomendasi Film Komedi Yang Bikin Ngakak

Srimulat: Hidup Memanglah Komedi

Rumah penciptaan IDN Pictures dan MNC Pictures bekerjasama buat mengangkut cerita tim lawak legendaris pada masanya adalah Srimulat. Film berdurasi 1 jam 45 menit ini akan bawa kita pada cerita para anggota Srimulat yang terdiri dari Gepeng(Juan Bione), Basuki(Elang El Gibran), Djudjuk(Erika Carlina), Mencuat(Dimas Anggara), Nunung(Zulfa Maharani), sampai sang kocak Tessy(Erick Estrada).

Tim lawak Srimulat mulai populer pada saat awal kali tayang di tv pada tahun 1983. Perihal ini membuat para pendiri tim itu mau Srimulat lebih diketahui oleh segala warga Indonesia. Tetapi usaha buat menggapai mimpi tersebut bukan perihal sepele. Banyak anggota Srimulat yang akhirnya merasa insecure dan hadapi krisis bukti diri.

Salah satu hambatan mereka merupakan bahasa. Segala anggota Srimulat telah terbiasa berdialog dengan bahasa Jawa, tetapi pada saat di tv, mereka diwajibkan buat berbicara memakai Bahasa Indonesia. Mampukah segala anggota Srimulat jadi kompak dan berhasil semacam apa yang diharapkan?

Ngeri-Ngeri Sedap

Pendamping suami istri, Pak Domu(Arswendi Beningsuara Nasution) dan Mak Domu(Tika Panggabean), merasa kesepian karena ketiga anak mereka: Domu(Boris Bokir), Gabe(Lolox), dan Sahat(Indra Jegel) merantau ke luar kota, sebaliknya sang bungsu Sarma(Gita Bhebhita Butar-Butar) tinggal bersama mereka.

Pak Domu dan Mak Domu kemudian menyusun rencana dengan berkata kalau keduanya akan berpisah supaya segala anaknya dapat berkumpul bersama mereka. Rencana itu juga berjalan cocok dengan harapan, mendengar perihal itu, ketiga anak mereka kembali ke Medan.

Yang mereka ketahui kedua orang tua mereka akan berpisah dan mereka tiba buat menuntaskan permasalahan tersebut. Oleh sebab itu, Pak Domu dan Mak Domu wajib senantiasa bersandiwara. Tetapi perihal tidak menggunakan terus terjalin, Pak Domu jadi senantiasa bertengkar dengan ketiga anaknya sehingga membuat atmosfer betul-betul jadi tidak aman.

Sandiwara ini juga terbongkar dan membuat ketiga anaknya pilu bukan main, Sarma yang disuruh pura-pura tidak ketahui juga jadi serba salah. Saat ini ancaman perceraian itu benar terdapatnya. Pak Domu menyesal dan berupaya buat membetulkan diri, berdamai dengan seluruh anaknya, dan menjemput Mak Domu kembali kembali jadi keluarga utuh lagi.

Star Syndrome

Jay Adi(Gilang Dirga) adalah mantan vokalis band besar yang populer dan mencapai banyak penghargaan di masanya. Band yang saat itu tengah naik daun juga bubar sebab perilaku egois Jay. Bersamaan berjalannya waktu dan banyak penyanyi baru yang bermunculan, popularitas Jay mulai merosot dan terancam lenyap tenggelam.

10 tahun lalu, Jay mau namanya kembali dikenal semacam dahulu, menikmati kepopulerannya dan memperoleh atensi dari banyak penggemar. Tetapi, industri musik pada saat ini telah berganti. Walaupun demikian, Jay tidak patah semangat dan terus berupaya buat mewujudkan mimpinya.

Di tengah usahanya kembali ke dunia hiburan sebagai penyanyi Solo, Jay berjumpa dengan seorang perempuan bernama Nur(Kezia Aletheia), seseorang musisi muda yang juga tengah berupaya mencapai puncak. Jay dan Nur juga setuju buat bekerjasama dengan menyanyikan lagu duet. Berkat Nur, Jay jadi bergairah buat mencapai mimpinya itu. Apakah duet Jay dan Nur hendak berakhir berhasil?

Onde Mande!

film komedi

Angku Wan(Musra Dahrizal) ialah seseorang tetua di desa tepi danau Maninjau, Sumatera Barat. Dalam suatu sayembara yang diadakan oleh produk sabun, Angku Wan jadi pemenang atas hadiah utama sebesar 2 milyar! Tetapi sayang, saat sebelum Angku Wan sukses mengklaim hadiah tersebut, dia wafat secara seketika.

Masyarakat desa, antara lain Ni Ta(Jajang C. Noer), Da Am(Jose Rizal Manua), Sang Mar(Shenina Cinnamon) yang mengenali Angku Wan memperoleh hadiah duit dalam jumlah besar lalu menyusun rencana. Mereka menginginkan duit tersebut bukan buat kepentingan individu, melainkan buat memajukan desa cocok dengan wasiat dari Angku Wan di saat-saat terakhirnya.

Mereka membuat seolah-olah Angku Wan masih hidup supaya hadiahnya dapat mereka ambil dan pergunakan buat tujuan mulia tersebut. Pada saat rencana mereka akan sukses, perwakilan dari industri sabun yang sediakan sayembara, Anwar(Emir Mahira), tiba buat mencocokan informasi pemenang.

Kira-kira apa yang mereka akan jalani buat meyakinkan Anwar supaya senantiasa memberikan hadiahnya walaupun Angku Wan sudah tiada?

Mohon Doa Restu

film komedi

Mel(Syifa Hadju) dan Satya(Jefri Nichol) ialah sahabat masa kecil. Beranjak berusia, keduanya silih menggemari. Perihal ini dikenal oleh kedua Bunda mereka, Widi(Cut Mini) dan Ira(Sarah Sechan) yang berharap mereka menikah biar jalinan persahabatan keduanya jadi terus menjadi erat.

Harapan kedua bunda itu juga terwujud. Mel dan Satya akhirnya mengutarakan kemauan mereka buat lekas menikah. Tetapi suasana jadi kacau saat kedua bunda mereka turut campur sangat jauh. Widi dan Ira turut mengendalikan banyak perihal tentang perkawinan anak mereka. Tidak cuma mengganggu ikatan Mel dan Satya, persahabatan Widi dan Ira juga diuji.

Satya berupaya meyakinkan Mel buat dapat bertahan dengan kondisi tersebut, tetapi Mel malah ragu buat melanjutkan perkawinan. Di pada saat kondisi terus menjadi rumit, Widi dan Ira sadar kalau tingkah mereka telah kelewat batasan, dan membuat impian kanak-kanak mereka jadi berhamburan. Lalu, apakah perkawinan Mel dan Satya sukses dilaksanakan?

Ganjil Genap

film komedi

Ariel(Enzy Storia) merupakan seorang wanita muda yang melaksanakan suatu toko kaos kaki aset keluarganya. Sayangnya, toko tersebut meninggalkan banyak hutang yang saat ini jadi tanggung jawab Ariel.

Anggun(Karina Nadila), teman Ariel, yang kasihan dengan kondisi Ariel setelah itu mencari cara buat menolong melunasi hutang teman-temannya. Anggun lalu mengikut dengan Ariel dalam kompetisi vlog berjudul zodiak yang berhadiah ratusan juta.

Dalam kompetisi tersebut, Ariel wajib meyakinkan kalau rasi bintang tidak terdapat kaitannya dengan percintaan. Kebetulan, Ariel juga tidak yakin pada jodoh bersumber pada rasi bintang. Buat meyakinkannya, Ariel apalagi mendekati 12 laki-laki dengan zodiak berbeda-beda.

Apakah Ariel sukses meyakinkan kalau jodoh tidak terikat pada rasi bintang? Ataupun, malah dia terpikat pada salah satu di antara 12 laki-laki tersebut? Disutradarai oleh Dinna Jasanti, film ini dapat jadi tontonan ringan yang seru buat mengisi akhir pekanmu!

Kejar Mimpi, Gaspol!

film komedi

Fifi(Asri Welas) ialah seorang ibu tunggal yang berjuang buat memperoleh hidup layak buat gadis semata wayangnya, Diana(Michelle Ziudith). Mereka tinggal di kawasan wisata Gunung Bromo, dan bekerja di zona pariwisata. Keduanya merangkap sebagai supir jeep, pemandu, dan mengelola homestay yang ialah usaha mendiang dari suami Fifi.

Pada satu peluang, homestay Fifi kehadiran seseorang tamu bernama Darma(Tora Sudiro), seseorang aktor lawas. Berkenalan dengan Fifi membuat Darma kagum akan kegigihannya. Dikala menginap, Darma memandang novel diary kepunyaan Fifi yang berisi cerita yang memegang, Darma sadar kalau Fifi berbakat jadi seorang penulis profesional.

Begitu ketahui Darma membaca isi novel diary-nya, Fifi marah besar. Darma berupaya menerangkan kalau dia mau membuat cerita Fifi jadi suatu film. Tetapi Fifi enggan dan mengusir Darma. Berikan peluang berpikir, Darma juga berangkat. Diana yang memandang terdapatnya kemampuan dari si Ibu, lalu membujuk Fifi buat melunak.

Disutradarai oleh Hasto Broto, film ini ditulis oleh 2 stand up comedian berbakat ialah Arie Kriting dan Abdur Arsyad. Film ini juga jadi kali perdana untuk Asri Welas sebagai pemeran utama, sehabis lebih dahulu dia lebih diketahui sebagai pemeran pendukung sepanjang bertahun-tahun. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2023. Asadulhaq